HALSEL, MD.com — Gheliver Milton Robodoe, warga asal Desa Galala, Kecamatan Mandioli Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara diduga meninggal dunia.
Korban GM meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan kerja di area conveyor (produksi) GP milik PT Megah Surya Pertiwi (MSP), merupakan anak perusahaan Harita Group di Kawasi.
Peristiwa nahas yang merenggut satu nyawa manusia ini, diduga terjadi pada Jumat (16/1/2026) sekitar pukul 16.00 WIT kemarin.

Peristiwa kecelakaan ini dibenarkan pihak keluarga seperti diilansir dari media Nalarsatu.com., bahwa korban Gheliver Milton mengalami luka berat akibat insiden tersebut.
“Korban mengalami patah tangan, patah kaki, serta cedera serius pada bagian leher. Korban sempat berada dalam kondisi kritis sebelum dinyatakan meninggal dunia,” ungkap keluarga.
Ironisnya, kejadian ini diduga pihak Harita Grup terkesan tertutup dengan pihak keluarga korban.
Berdasarkan informasi, Pasca-kejadian, jenazah korban langsung dievakuasi menggunakan speed ambulance milik perusahaan.
“Speed ambulance bertolak dari area perusahaan sekitar pukul 22.12 WIT, tiba di Pelabuhan Kupal pada 01.15 WIT, dan selanjutnya diberangkatkan menuju Desa Galala sekitar pukul 02.45 WIT untuk diserahkan kepada pihak keluarga”tutupnya.
Hingga berita diturunkan redaksi Malutdayli masih berupaya melakukan konfirmasi ke Petinggi-petinggi perusahaan Harita Grup. (cid/red)





