LABUHA, MD.com – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Jasri Usman-Muhlis Djafar (Jasri-Muhlis) menggelar kampanye tatap muka di Tiga Desa Halsel.
Kampanye Tatap muka yang berlangsung tersebut yakni di Desa Taman Sari, Tomori dan Panambuang Halmahera Selatan.
Kehadiran Paslon Jasri-Muhlis melalui Wabup Halmahera Selatan didampingi langsung Tim Koalisi Juara (TKJ) dan tim hukum, yang berlangsung pada, Sabtu (28/9) kemarin.
Kampanye paslon Jasri-Muhlis tampak kehadiran Paslon nomor urut 4 dan rombongan dikawal ketat jajaran kepolisian Resor (Polres) Halmahera Selatan.
Dikesempatan itu Wabup Halsel, Muhlis Djafar dalam kesempatan itu menyerap aspirasi dari warga desa Taman Sari.
Dimana warga mangaku mengeluh dan meminta perhatian serius pemerintah daerah terkait dengan petugas kebersihan. Sebab, warga Taman Sari rata-rata bergelut sebagai petugas kebersihan dan sering mengalami tekanan dari atasan.
Cawabup Muhlis Djafar kepada warga mengapresiasi setinggi-tingginya kepada petugas kebersihan. Ia mengaku, petugas kebersihan memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan kota.
“Petugas kebersihan dan para tenaga pengangkut sampah patut diapresiasi. Insya Allah jika amanah rakyat Halmahera Selatan ini ditujukan kepada kami, kedepan terkait dengan tenaga kebersihan bila perlu kita tambah dan insentifnya juga akan kita perhatikan,
Sehingga hal ini memacu semangat kerja sehingga kesejahteraan bisa dirasakan. Begitu juga petugas pengangkut sampah,” Kata Muhlis Djafaar kepada warga Taman Sari.
Selain itu, mantan anggota DPRD 4 periode itu memaparkan sejumlah program prioritas Jasri – Muhlis. Dibidang kesehatan, mantan ketua DPRD Halsel menyebut jika kedepan terdapat warga yang sakit maka petugas wajib melayani terlebih dahulu.
“Warga yang sakit jika ke rumah sakit (RS) atau puskesmas maka dilayani segera dan administrasi belakangan. Belum apa-apa ditanya soal BPJS harusnya pelayanan pasien itu diutamakan dulu,” Ucapnya.
Hal yang sama juga disampaikan di Desa Tomori dan Panambuang, Paslon dengan tagline Halsel Juara itu juga menyebutkan pentingnya kurikulum Saruma dalam pendidikan.
Sebab, dalam implementasi kurikulum pentingnya menambahkan muatan lokal yang ditetapkan oleh pemerintah daerah sesuai dengan kearifan lokal atau karakteristik daerahnya.
“Pemerintah harus berpikir bagaimana mengembangkan muatan lokal menjadi mata pelajaran sendiri. Selain itu, mengintegrasikan muatan lokal ke dalam seluruh mata pelajaran,” Cetusnya.
“Kami paslon nomor urut 4 mohon doa restu dari seluruh masyarakat Taman Sari, Amasing Kota Barat, warga Tomori dan Panambuang, kami ingin menang di tiga desa itu,” Ungkap Muhlis Djafaar kepada awak media usai menghadiri kampanye tatap muka di tiga desa itu. (Ais)





