• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Fakta Sulteng
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Sport
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Sport
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
Malut Daily
No Result
View All Result
Home Opini

“Desa Dan Fakta Pembangunan”

Malut Daily by Malut Daily
26 Mei 2025
in Opini
0
Foto (Sulfi Adjam)

Foto (Sulfi Adjam)

0
SHARES
111
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Oleh : Sulfi Adjam

(Pemerhati Desa & Finalis TPP Kemendes PDTT Tahun 2022 Zona Kawasan Timur Indonesia)

MALUT– Arah pembangunan di level terkecil Desa mengalami distorsi, semata bukan karena lemahnya pengawasan dan partisipasi masyarakat namun lebih pada aspek fundamental nya. Orientasi pembangunan tergeser jauh dari sumbu episentrumnya, upaya dalam penggelontoran Dana yang fanatastis di tambah durasi masa periodeisasi kepala Desa bukanlah issue central kebutuhan pembangunan masyarakat Desa.

Kelemahan utama yang mesti di ucapkan hari ini adalah soal ketidakmampuan para penguasa Desa yang mestinya visioner dalam mengkonstruk arah pembangunan dan mengejar ketertinggalan pembangunan yang ada. Memastikan variabel pembangunan Desa berdasarkan kebutuhan berskala lokal desa merupakan awalan yang mesti d pahami oleh pucuk pimpinan di Desa. Sudah barang tentu kita semua bersepakat bahwa pembangunan merupakan proses yang terjadi secara terus menerus, dan Kepala Desa bukan “Om Jin” Yang mampu menyulap desa menjadi lebih baik dalam waktu sekejap.

Namun jika di runut ke belakang realisasi serta pemanfaatan Dana Desa (DD) semenjak tahun 2015 hingga kini bukanlah waktu singkat untuk mencapai kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakatnya. Capaian-capaian pembangunan Desa nampak absurd oleh karena kuatnya tarikan kepentingan politik lokal di Desa ketimbang memastikan multi player effect dari setiap program ‘pembangunan Desa’. Undang-undang Desa hanya melahirkan oknum-oknum yang mementingkan keuntungan jangka pendek yang bersifat matrealistik.

Agenda pembangunan yang mestinya merupakan perwujudan kehendak warga diamputasi oleh kepentingan politik di lingkar elit Desa dan daerah. Data pembangunan yang tersajipun patut diduga di ragukan akuntabilitasnya. Sayangnya kita terlalu terbiasa dengan parameter kuantitatif untuk mengukur kemajuan Desa dalam mengoptimalkan pemanfaatan dana Desa ketimbang melihat lebih jauh dan serius pada aspek kualitatifnya.

Sebagai contoh, Issue kemiskinan seolah hanya soal angka dan anehnya lagi kita memandang solusi penyelesaian nya juga di ukur dengan menggunakan angka tanpa mempertimbangkan akar persoalan kemiskinan yang kompleks dan fundamen. Regulasi sebagai rujukan hukum cenderung di tiadakan tanpa ada kejelasan yang pada akhirnya sekali lagi masyarakat lah yang menerima dampaknya.

Tentu catatan ini bukan tanpa alasan mengingat masih begitu banyak Desa penerima manfaat dana Desa yang masyarakat nya jauh dari harapan sejahtera di tahun ke-10 dana Desa digulirkan. Catatan ini juga tidak bermaksud mengugurkan peran kepala Desa dan stakeholdernya yang telah berupaya sedemikian rupa mendorong percepatan pembangunan Desa menuju Desa maju dan mandiri. Namun jika mau terbuka atas kritikan dan saran, kiranya catatan ini perlu menjadi renungan atas apa yang terjadi di Desa sampai sejauh ini.

—Mari Berdaya—

Previous Post

Tuduhan Ketua BPD Fluk Jual Lahan Warga, Begini Tanggapan Warga

Next Post

Makayoa dan Keadilan Spasial

TERPOPULER

  • Pernikahan Dua Sesama Lato-Lato Heboh di Media Sosial

    Pernikahan Dua Sesama Lato-Lato Heboh di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima Pekerja Tenaga Suriya Di Pulau Makian Tersengat Listrik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Mesum Kades Desa Baru Kecamatan Obi Mencuat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapus Pulau Makian Diduga Berlaga “Bupati Halsel”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bassam Kasuba Terancam Kena Sanksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rugikan Uang Negara Ratusan Juta, Politisi PDIP Minta Polres Tangkap Kadis dan Rekanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPU Halmahera Selatan Tetapkan 30 Anggota DPRD

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPU Halmahera Selatan Diduga Meloloskan Tim Sukses Partai Golkar Jadi PPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSP Makian Yang Digagas Mendiang Bupati Usman Sidik Senilai Rp44 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Caffe Malam “Tumbuh Subur” di Kepemimpinan Bupati Bassam Kasuba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
MalutDaily

MalutDaily.com adalah sumber informasi yang dapat dipercaya untuk memuaskan rasa ingin tahu Anda tentang segala hal terkait Maluku Utara.

Follow Us

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2024 MalutDaily.com - Bukan Sekadar Berita Biasa

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • Home (Jangan di Hapus)
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2024 MalutDaily.com - Bukan Sekadar Berita Biasa