LABUHA, MalutDaily.com– Pembangunan lanjutan proyek Masjid Agung Al-Akhairat, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara bakal kembali mangkrak.
Pasalnya, pekerjaan lanjutan yang dianggarkan kurang lebih Rp10 miliar itu, progras pekerjaanya baru mencapai 30 persen, padahal waktu pelaksanaan pekerjaan yang tersisa tinggal dua pekan lagi.
”Kalau dilihat dari progres pekerjaan baru mencapai 30 persen,”Ungkap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Masjid Raya Halsel, Ridwan Lacadi ketika dikonfirmasi, kemarin.
Ridwan menyatakan, pekerjaan lanjutan yang dikerjakan CV. Tiga Putra Konstruksi itu dilakukan dimulai dari rehab bangunan fisik masjid, pengecetan, perbaikan atap masjid dan perbaikan plafon. Untuk bahan yang disediakan oleh pihak rekanan sudah diatas 60 persen, karena bahan yang digunakan adalah bahan pabrikan.
”Kalau kita lihat dari bahan yang disediakan oleh pihak rekanan sudah capai 60 persen, tapi kalau hitungan progres pekerjaan baru capai 30 persen lebih, karena hitungan progres yang dilihat adalah bahan bahan material pekerjaan yang sudah terpasang,”Katanya.

Ridwan menegaskan, jika hingga selesai masa kontrak kemudian progres pekerjaan tidak mencapai 50 persen, maka akan dilakukan pemutusan kontrak, namun jika progresnya melebihi 50 persen, maka akan dilihat lagi mekanisme pekerjaan apakah waktu pelaksanaan pekerjaan diperpanjang atau tidak.
”Pastinya kalau sampai selesai masa kontrak pekerjaan tidak capai 50 persen, maka akan dilakukan pemutusan kontrak pekerjaan,”Pungkasnya.(red)





