LABUHA, MD.com– Kendati Pemerintah daerah (Pemda) dan Kepolisian Resort Polres Halmahera Selatan (Halsel) intens melaksanakan razia di sejumlah tempat hiburan malam (THM) guna mengatasi penyeludupan minuman keras jenis Bir dan Minuman bermerek lainya.
Namun dilain pihak, Masi ditemukan sala satu pengusaha THM di Halmahera Selatan tidak mendukung program pemerintah dan kepolisian tersebut.
Buktinya, Kapal KM. Obi Permai tujuan Bacan Manado dan Manado-Bacan pergi pulang (PP) diduga sering membawa minuman jenis Bir diduga kuat milik Tiong San.
Berdasarkan hasil penelusuran Redaksi MalutDaily.com di berbagai sumber di dalam areal pelabuhan Kupal menyebutkan bahwa, kapal tersebut
“Berapa kali kami liat langsung kapal itu bongkar barang waktu malam hari, dan terlihat sangat rapih karena truk milik pengusaha THM itu langsung masuk parkir di dalam pelabuhan dan sandar langsung ke pintu kapal.
“Jadi, kalau dari jauh memang tidak kelihatan, dekat baru liat mereka bongkar barang haram itu,” akui salah satu sumber yang enggan namanya disebutkan.
Ditanya, apakah barang yang masuk jumlahnya banyak.? Sumber ini mengaku bahwa barang itu di campur dengan spon atau kasur busa tetapi dibongkar secara terpisah.
“Biasanya spon dulu yang dibongkar setelah itu baru minuman yang di bungkus rapih sehingga tidak kelihatan itu minuman. Yang kami biasa lihat itu jumlahnya banyak,”tandasnya
Sekedar diketahui, hingga berita ini turunkan pihak dan pemilik kapal Permata Bunda dan Komando Kemudi (Kep) yang bernama Edy masih upaya dikonfirmasi redaksi MalutDaily.com. (***)





