• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Fakta Sulteng
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Sport
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Sport
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
Malut Daily
No Result
View All Result
Home Daerah

Diduga Kerusakan Ekologis, JAS-MERAH Desak ESDM RI Cabut Izin PT ARA dan PT JAS

Malut Daily by Malut Daily
8 Desember 2025
in Daerah, Hukrim, Nasional, Opini, Pemerintahan, Terkini
0
Foto Istimewa: (Kordinator JAS-MERAH M Reza A Syadik)

Foto Istimewa: (Kordinator JAS-MERAH M Reza A Syadik)

0
SHARES
28
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

JAKARTA, TM.com– Jaringan Aksi Solidaritas Membela Rakyat (JAS-MERAH), bakal menggelar demonstrasi besar-besar di Istana Negara, Kementerian ESDM, dan Kementerian Lingkungan Hidup.

Dalam aksi tersebut JAS-MERAH menyoroti berbagai dugaan kerusakan ekologis lingkungan di Wasilei, Kabupaten Halmahera Timur Provinsi Maluku Utara.

Kordinator Pusat JAS-MERAH Jakarta M Reza A Syadik kepada Malutdayli.com, Senin (8/12/2025) mengatakan persoalan ekologis akibat dari aktivitas tambang di wilayah telah menjadi pola terstruktur akibat dari para tangan oligarki.

Menurutnya, banyak izin tambang tidak diimbangi pengawasan memadai sehingga memunculkan daya rusak terhadap ruang hidup masyarakat.

“Kami tidak menolak tambang berizin, tetapi izin bukan alasan untuk merusak sawah warga di Wasile, Halmahera Timur,” ujarnya.

Reza menilai, dugaan pencemaran di Desa Bumi Restu, Kecamatan Wasile, menjadi perhatian utama. Sawah warga dilaporkan rusak pada usia tanam 17 hari, bertepatan dengan meningkatnya aktivitas pertambangan.

“Kondisi ini memunculkan indikasi adanya dugaan aliran limbah di sawa warga, sementara pemerintah kabupaten dan provinsi dinilai pasif dan tidak melakukan pengawasan terbuka,” katanya.

JAS-MERAH meminta Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, turun langsung ke lokasi dan mengevaluasi kondisi ekologis dan mengambil sampel di lapangan.

Kementerian ESDM juga diminta memanggil pimpinan PT Jaya Abadi Semesta (PT JAS) dan PT Alam Raya Abadi (PT ARA) untuk mengevaluasi izin.

“Jika terbukti melanggar, ESDM harus berani mencabut izin operasi,” tegas Reza.

Reza menyentil sedimentasi parah di aliran sungai Halmahera Timur sebagai tanda awal kerusakan ekologis yang dapat memicu bencana.

Aktivis Jakarta ini mengingatkan bahwa kerusakan ini tidak boleh dianggap persoalan lokal, mengingat deforestasi masif di Sumatera telah berulang kali memicu banjir dan longsor besar.

“Ketika negara abai, warga menjadi korban pertama. Hal yang terjadi di Sumatera harus menjadi peringatan bagi Provinsi Maluku Utara,” tandanya.

JAS-MERAH ingatkan harus ada tindakan cepat dari pemerintah pusat untuk memastikan keselamatan ekologis dan mencegah kerusakan lebih besar di masa mendatang. (tim/red)

Previous Post

Asriadi A. Said Sukses Pimpin Upacara HUT KORPRI ke-54 dan HKN ke-61 di Kota Ternate

Next Post

Kejati Malut Tetapkan Mantan Wagub Sebagai Tersangka Korupsi

TERPOPULER

  • Pernikahan Dua Sesama Lato-Lato Heboh di Media Sosial

    Pernikahan Dua Sesama Lato-Lato Heboh di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima Pekerja Tenaga Suriya Di Pulau Makian Tersengat Listrik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Mesum Kades Desa Baru Kecamatan Obi Mencuat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapus Pulau Makian Diduga Berlaga “Bupati Halsel”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bassam Kasuba Terancam Kena Sanksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rugikan Uang Negara Ratusan Juta, Politisi PDIP Minta Polres Tangkap Kadis dan Rekanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPU Halmahera Selatan Tetapkan 30 Anggota DPRD

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPU Halmahera Selatan Diduga Meloloskan Tim Sukses Partai Golkar Jadi PPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSP Makian Yang Digagas Mendiang Bupati Usman Sidik Senilai Rp44 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Caffe Malam “Tumbuh Subur” di Kepemimpinan Bupati Bassam Kasuba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
MalutDaily

MalutDaily.com adalah sumber informasi yang dapat dipercaya untuk memuaskan rasa ingin tahu Anda tentang segala hal terkait Maluku Utara.

Follow Us

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2024 MalutDaily.com - Bukan Sekadar Berita Biasa

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • Home (Jangan di Hapus)
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2024 MalutDaily.com - Bukan Sekadar Berita Biasa