HALSEL, MD.com— Penanganan kasus kecelakaan tunggal di Desa Wayamiga, Kecamatan Bacan Timur, Kabupaten Halmahera Selatan, terkesan pelaku dilindungi pihak kepolisian.
Pasalnya, peristiwa nahas yang melibatkan mobil hitam Hilux dengan nomor polisi B 9730 SAN yang menabrak sebuah warung milik warga sejak kamis (29/1), hingga kini belum juga digubris.
Kondisi ini memicu dugaan dikalangan publik bahwa kasus tersebut diduga kuat di back up pihak polisi dalam hal satuan lalulintas polres Halmahera Selatan.
Sejumlah saksi mata menyebut, pengemudi kendaraan tersebut diduga merupakan seorang pejabat di lingkungan PT Pertamina Babang.
Upaya konfirmasi telah berulang kali dilakukan sejumlah wartawan kepada Kasat Lantas Polres Halmahera Selatan, IPTU Irfan Muzafar Zundani, hingga kini belum penjelasan.
Melalui pesan WhatsApp, IPTU Irfan menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman di lokasi kejadian.
“Belum bisa ya, nanti kalau sudah pasti keterangan dan kejelasannya kami bicara,” ujar IPTU Irfan kepada wartawan, pada Senin kemarin.
Warga berharap aparat penegak hukum segera menyampaikan hasil penyelidikan secara terbuka dan menyampaikan identitas pelaku, agar tidak menimbulkan spekulasi berkepanjangan di tengah masyarakat. (cid/red)





